Dua hari lalu hujan menguyur jakarta..lumayan rapet dan lama πŸ˜€
Gw begitu menyukai hujan…nggak tau ya..rasanya ada sensasi tersendiri melihat jutaan titik air berhamburan dari langit…rasanya diri jadi begitu kecil dan tak berdaya di tengah keajaiban alam yang satu ini. Berbagai kenangan berhamburan dari benak kala hujan turun…saat indah..saat sedih…dingin..bau tanah basah…kopi..semangkok bakso tahu…rokok…sarung…kamu…aku…pojokan kamar…dsb.

Sorry, gw bukannya tidak simpati sama sebagian orang yg tidak begitu suka dengan hujan dengan alasan tertentu, nggak punya payung misalnya πŸ˜€ atau jadi susah nyari angkot pas pulang kantor, macet, nggak jadi dating, nggak bisa ngapa2in, banjir ..dsb
tapi buat gw hujan tuh bisa dijadikan salah satu referensi buat menghadapi hidup.
Hujan selalu diawali dengan hari yang berubah mendung…
Awan gelap…
Suasana menjadi suram…
lalu butiran air terjun bebas…
Rintik..Gerimis..Deras..kadang disertai petir dan halilintar…
Banjir..tanah longsor..[u can expect the worst thing that could happend]
Tapi..setelah itu
Kita jadi lebih menghargai hangatnya mentari..
indahnya pelangi…
nggak bete nungguin angkot ngetem…
kerennya payung/sweater yg kita punya…dont’we??

gitu juga masalah dan cobaan yg kita hadapi dalam hidup…
bikin basah, sakit, porak poranda…nikmati aja…
tapi yakinlah akan selalu ada matahari, pelangi dan segelas kopi sesudahnya…
dan setidaknya kita harus bisa merubah yang tidak indah jadi indah..pada waktunya πŸ˜€

the points is: JANGAN HUJAN2AN KALO NGGAK BIASA…BISA SAKIT !!!! πŸ˜€

mood of the day: mellow
song background: Tetes Air Mata by Grace Simon

[?????]