Kiriman buku dari Evebookclub sudah sampai ditangan…kicauan penuh semangat dari mbok keren @gunigoeni dan sang penulis @Iwan9S10A di twitter membuat gw nggak sabar untuk segera menyobek sampul plastik bening itu dan mulai membacanya…
Tiga halaman awal sempat membuat gw bergidik ngeri, membayangkan ketika sang penulis harus melalui keganasan di sebuah negeri yang masih asing buatnya. Bayangan tentang sesosok anak kecil berseragam merah putih itu terus melekat dalam benak gw…
Kali ini, gw niatin baca sambil leyeh-leyeh pada akhir pekan yang lalu, dan ini merupakan salah satu buku yang susah lepas dari genggaman saat mulai membacanya 😀
Kenapa gw bilang gitu?? gini, gw tuh akhir-akhir ini gampang sekali terdistraksi dan minat baca gw lagi nyungsep, yup! let’s blame to social media, specially twitter hahaha
………
Buat gw yang menjadikan kegiatan mengkhayal sebagai salah satu kesenangan..buku ini begitu menyentuh. Dari kata-kata yang berisi detil tentang sudut-sudut tempat yang dijadikan latar belakang cerita, gw langsung ngayal, seolah diajak terbang sejak dari lereng gunung Panderman, rumah kecil yang penuh sesak, dinginnya kota batu hingga sudut-sudut jalan di kawasan SoHo, bahkan rasanya gw ikut menghirup wangi Pho yang baru saja dihidangkan…hahaha lebay yaa..biarin :p (I’m a Pho lover too)
Continue reading “[9]SUMMERS 10 AUTUMNS”