Atas undangan Xiamen Airlines dan Xiamen Municipal Bureau of Tourism, gw dan beberapa teman berkesempatan mengikuti FamTrip selama 6 hari. Excited banget, secara ini pertama kalinya gw mengunjungi negeri tirai bambu.

Sempat terselip perasaan khawatir dan deg2an, karena selama ini kesan yang tertanam jika mendengar teman-teman traveling ke China selalu sama, semrawut, berisik dan jorok!

Siang itu pesawat kami, Xiamen Airlines MF870 mendarat dengan mulus di bandara Internasional Gaoqi, Pulau Xiamen, Propinsi Fujian, China. Menggunakan pesawat Boeing 737-800, penerbangan langsung selama 5jam Jakarta-Xiamen terasa nyaman. Take off dari Jakarta pukul 08:00 AM dan mendarat di Xiamen pukul 01:55 PM waktu setempat. Waktu di China satu jam lebih cepat daripada waktu di Jakarta.

Boeing 737-800

Keluar dari area bandara menuju pusat kota, kesan kota di China itu semrawut, berisik dan jorok, langsung hilang berganti dengan decak kagum dan dibuat tercengang! Kota Xiamen ini cantik sekali! Lalu lintasnya teratur dan BERSIH.
Pak Thomas, local guide kami selama FamTrip ini bercerita bahwa penggunaan kendaraan roda dua sudah lama dilarang, bahkan mobil-mobil pun dilarang menggunakan klakson! keren kan ?! 😀 Tingkat kriminalitas disini rendah, CCTV bertebaran di seantero kota, Polisi beneran malah jarang kliatan.

Bangunan-bangunan ber-arsitektur modern maupun tradisional berdiri anggun disertai taman-taman cantik yang terawat baik, memenuhi pandangan ke penjuru cakrawala kota. Dibeberapa area tampak terparkir rapi sepeda-sepeda yang bisa disewa dengan menggunakan aplikasi yang bisa diunduh di gadget kita. Para pejalan kaki sangat dimanjakan disini dengan adanya trotoar-trotoar yang lebar dan bersih, juga di beberapa lokasi, kendaraan yang lewat akan dengan suka rela berhenti untuk memberi kesempatan bagi orang-orang yang akan menyebrang jalan tanpa perlu ada lampu pengatur lalu lintas! Sepintas rasanya seperti sedang berada di SINGAPORE hahahaha. Suhu di Xiamen pada saat kami berkunjung berkisar antara 23-26 derajat celsius, enak banget buat jalan, cukup pake sweater atau jaket tipis kalo malem.

Kota Xiamen terbagi menjadi 2 bagian, Pulau Xiamen dan Xiamen yg berada di daratan China (mainland). Seperti tampak pada foto peta dibawah, area JIMEI termasuk bagian mainland, sedangkan GAOQI berada di pulau Xiamen.

Pulau Xiamen (yang berarti “Pintu Gerbang” / “Gerbang Agung”) adalah kota pelabuhan utama di pesisir pantai sebelah tenggara China. Dulunya dikenal dengan sebutan “Amoy”, dan menjadi salah satu Zona Ekonomi Khusus pertama yang dibuka untuk berinvestasi dengan asing, pada saat Tiongkok/China memulai reformasi ekonomi pada tahun 1980-an. baca lebih lengkap disini

peta pulau xiamen

Dengan bertambahnya penduduk, sebagian besar area di Pulau Xiamen ini merupakan hasil reklamasi. Dibangun dengan cermat dan eco friendly, menjadikan kota Xiamen sebagai salah satu kota yang paling layak huni di China.

Sore itu, dalam perjalanan menuju Hotel Huaqiao tempat kami menginap, kami mampir ke Wuyuan Wan Wetland Park, yang terbentuk dari labirin jembatan kayu yang cantik yang dibangun di atas lahan basah dekat laut. Taman ini juga merupakan paru paru kota Xiamen, pada bulan Maret taman ini akan banyak dihuni oleh burung Bangau yang bersarang dan bertelur disini. Kami juga sempat ke Gulang Yu Pier, menikmati pemandangan sekitar teluk dari sini cakep deh, terlihat banyak pengunjung / turis domestik yang juga menikmati suasana sore disini.

IMG_5656

GSHL1503

Setelah puas menikmati senja yang cantik berlatar belakang lampu-lampu kota yang gemerlap, kami makan malam di salah satu restoran seafood di area Bailuzhou Park / Taman Dewi Bangau Puti

 

 

menu makan malam kami, halal lan thoyiban :))

Sampai hotel setelah beres check in,, kami lanjut jalan-jalan ke Zhongsan Road Stree Walk yang letaknya cuma sebelokan aja dari Hotel tempat kami menginap.

Zhongsan Road ini satu kawasan jalan yang ditutup khusus untuk pejalan kaki, kiri kanan berderet toko-toko yang menjual berbagai macam makanan khas xiamen (manisan, seafood kering), mutiara (pearl), butik, dan diujung sisi arah ke pantai, berdiri dengan anggungnya LAIYA departemen Store. lha iya..dept store, siapa bilang rumah sakit :p

Day 2, to be continued ….