day 3…

Setelah menghabiskan makan siang yang terasa lebih nikmat efek abis berakit-rakit menyusuri sungai Jiuqu, kami bergegas menuju “Da Hong Pao, Scarlet Robe Tea Tress Scenic Area” Tempat apa sih ini? Area ini adalah tempat tumbuhnya pohon induk teh Da Hong Pao yang sudah berumur ratusan tahun. WOW!

IMG-5901
pintu masuk

Setelah melewati pintu gerbang area ini, rombongan kami melanjutkan trekking ke kaki pegunungan batu granit yang disebut sebut sebagai “Dragon Hole”. Udara mulai terasa sejuk, kiri kanan dipenuhi tanaman teh Da Hong Pao yang menjadikan Wuyishan sebagai kota penghasil teh yang terkenal seantero dunia.

 

 

IMG-5911

IMG-5905
trekking ke kaki gunung

Da Hong Pao adalah jenis teh oolong yang sangat terkenal yang tumbuh di pegunungan Wuyi. Ada 4 jenis teh yang tumbuh di area ini, Da Hong Pao yang paling terkenal.

Kok bisa terkenal sih? Ini bermula dari legenda setempat yang juga menjadi sumber cerita pertunjukan spektakuler yang kemaren gw ceritain disini.

Alkisah jaman Dinasti Ming, ibunda sang Kaisar sakit keras dan sembuh setelah minum teh yang pohonnya tumbuh di pegunungan batu Wuyi. Versi lainnya tentang kisah seorang scholar (golongan terpelajar) yang berhasil melalui ujian kerajaan, kemudian mendapat award berupa Jubah Merah dari Kaisar, lalu berterima kasih kepada pohon teh yang dianggapnya berjasa, dengan memberikan jubah hadiah yang dia terima. Mengenai mythologi Teh Da Hong Pao lainnya bisa baca disini.

Menyusuri jalan setapak menuju tempat tumbuhnya pohon induk Teh Da Hong Pao bikin gw merasa seperti memasuki dunia yang berbeda…perasaan takjub akan pemandangan disana membuat gw lebih sholehah, lha gimana nggak kalo bola balik  menyebut Subhanallah!!

Pohon induk yang tumbuh di tebing batu berjumlah 6 pohon, 4 yang utama dan 2 berada disebelahnya, dalam naungan tembok batu (seperti terlihat pada foto dibawah). Dari 6 pohon inilah dihasilkan dauh teh Da Hong Pao yang khusus diperuntuk-kan bagi Kaisar dan keluarganya. Saat ini yang bisa menikmati hanya President/tamu negara khusus yang dijamu Presiden. Dulunya tanaman induk ini dijaga tentara agar tidak dicuri orang, saat ini cukup dengan menggunakan teknologi CCTV.  Hasil daun teh dari pohon induk ini hanya berkisar 400-500gram pertahun, sekantong per 20gr dihargai 250Yuan atau setara Rp.500ribu, sungguh harga yang WOW sekali untuk sekantong daun teh yekaan :))

IMG-5923
itu dia pohon induk Da Hong Pao yang berumur ratusan tahun…

Kawasan ini merupakan perkebunan teh Da Hong Pao yang merupakan tanaman turunan asli dari pohon induk yang nangkring diatas itu, disana juga ada warung teh yang menjual minuman teh Da Hong Pao grade kesekian :)) enak deh diminum anget-anget ditengah kebun teh sambil menikmati semilir angin pegunungan Wuyi

IMG-5920

Itu sebabnya di kota Wuyishan banyak terdapat kedai teh alih-alih kedai kopi :)) semakin piawai sang peracik teh, semakin ramai kedainya..

So, kalo kalian ada rencana traveling ke China, mampir lah ke Wuyishan untuk mencicipi teh enak ini langsung di kota asalnya 😀

 

next, Explore Xiamen in 2 Days….